Selamat Ulang Tahun yang ke-63 buat GMIM Kristus Manado. Tuhan berikan hikmat dan kapasitas untuk terus menjadi Gereja yang memuridkan
Bersyukur atas kesempatan bisa Bersama-sama dengan jemaat GKM
Perkenalan diri: Ps Indra, Esther, Arella (anak Perempuan yang besar), Joel (anak laki bungsu)
Saya adalah seorang lay pastor (Pendeta Kaum Awam). Pekerjaan full time saya seorang IT konsultan dan atas anugerah Tuhan, saya telah menyelesaikan studi teologia Master di bidang intercultural (lintas budaya) di Singapore Bible College. Ister saya, Esther juga lulusan Singapore Bible College di bidang musik gerejawi 30 tahun lalu dan sekarang sedang studi Master in Ministry di bidang Pastoral.
Kami melayani di Gereja Covenant Evangelical Free Church di Singapura memimpin Persekutuan Indonesia yang mayoritas adalah para Pekerja Migran Indonesia Asisten Rumah Tangga.
PENDAHULUAN:
Berdasarkan statistik, pertumbuhan Kekristen di dunia mengalami garis yang flat.
Mengapa demikian? Karena banyak gereja tidak memuridkan.
Bulan ini GKM mencanangkan bulan Pemuridan dengan tema besar “Murid Yang Memuridkan” dan untuk itu kita perlu Kembali lagi kepada hal2x yang mendasar untuk menyamakan pengertian tentang bagaimana kita menjadi murid dan bisa memuridkan. Tema minggu ini Back To Basic / Kembali kepada pokok pokok dasar.
PENJELASAN:
Tinjauan ulang Amanat Agung Tuhan Yesus yang diberikan sebelum naik ke Surga
Membaca Matius 28:16-20.
“karena itu” (ay.19) memberikan kita alasan Yesus memberikan amanat agung
Sekarang kita focus pada Amanat Agung Matius 28:19-20. Dalam ayat2x ini, ada banyak kata kerja tapi kata kerja utama yang juga menjadi kata kerja perintah hanya satu yaitu “Jadikan semua bangsa muridku”. Kalau dalam Bahasa Inggris diterjemahkan menjadi “Make disciple of all nations.”
Diskusikan tentang “jadikan semua bangsa muridku” vs “jadikan murid dari segala bangsa”
Kata kerja yang lain dalam amanat agung ini menjadi kata kerja yang menjelaskan bagaimana kita melakukannya “Pergilah”, “baptislah”, “ajarlah”.
Jadikan murid dengan penginjilan dan pemuridan.
Banyak gereja berhenti setelah melakukan penginjilan dan pembaptisan. Gereja lupa akan perintah yang kedua yaitu mengajarkan apa yang Tuhan sudah perintahkan atau memuridkan.
Dalam Bahasa Inggris ada menggunakan 2 kata untuk menjelaskan konsep pemuridan yang lengkap, yaitu discipleship (Kemuridan) dan Disciplemaking (Pemuridan) tetapi dalam Bahasa Indonesia yang kita sering dengar hanya satu kata yaitu pemuridan.
Kemuridan (Discipleship – Being) adalah tentang identitas kita/keberadaan kita/jati diri kita sebagai seorang murid, sedangkan Pemuridan (Disciplemaking – doing) adalah tentang aktivitas, bentuk kegiatan untuk memuridkan seseorang
APLIKASI:
Amanat Agung adalah tentang bagaimana kita belajar menjadi seorang murid yang berjalan bersama Yesus dan menolong orang lain menjadi murid yang berjalan bersama Yesus.
Sudah berapa lama kita menjadi orang Kristen dan sudah berapa kali kita membaca seluruh Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu
Mari kita menjadi murid Tuhan yang memuridkan orang-orang dari segala bangsa
KESIMPULAN:
Jadilah orang yang menyenangkan Tuhan terlebih dahulu, baru melakukan perbuatan yang menyenangkan Tuhan.
Pergi dan Jadikanlah Murid dari Segala Bangsa.
Penulis : Ps. Indra Darmawan
Facebook
WhatsApp
Renungan Lainnya
Lukas 9:23
Following Jesus Daily
Penulis : Pdt. Indra Lauw
Matius 28:19-20
Kembali Ke Pokok Pokok Dasar
Penulis : Ps. Indra Darmawan
Markus 4 : 35 – 41
Keluarga Kristen di tengah goncangan dunia
Penulis : Ev. Ang Wie Hay
Markus 16 : 9–20
Kemenangan Kristus Memulihkan Hidup Kita, Meneguhkan Iman Kita, dan Menggerakkan Kita Menjalankan Misi-Nya